Jumat, 01 Agustus 2014

Saya tidak membutuhkan asuransi

Saya sangat setuju bahwa anda tidak membutuhkan asuransi jiwa .
Tetapi bolehkan saya bertanya kepada bapak , jikalau saya menawarkan kepada istri istri  yang suaminya sudah meninggal , apakah mereka membutuhkan asuransi jiwa ini ?
Apakah orang yang sedang cuci darah , sakit kanker , atau sakit jantung dan sedang membutuhkan biaya sekitar 250 jt , dan kalau saya menceritakan program asuransi seperti ini , apakah mereka membutuhkannya ? jawabnnya mereka pasti “ YA “ , tetapi apakah mereka bisa membelinya waktu saat itu . jawabannya pasti “ TIDAK “

Pak prospek , asuransi harus dibeli justru pada saat kita tidak membutuhkannya . Saat kita ingin membelinya , mungkin saat itu sudah tidak dapat membelinya . Itulah asuransi
Anda hanya dapat membeli asuransi ketika anda sehat , anda membeli asuransi dengan kesehatan anda dan membayar dengan uang anda .

Jika anda tidak lolos proses pemeriksaan kesehatan , maka anda tidak dapat membeli asuransi jiwa walaupun anda memliki uang , Pak prospek , inilah saat yang tepat untuk membeli asuransi.

Saya tidak pernah mengambil keputusan secara seketika
Begini cara jawabnya . Saya masukan tangan saya ke saku lalu mengambil uang kertas 100 ribu rupiah , saya ingin bertanya , maukah anda memberikan uang sebesar dua ribu kepada saya untuk memperoleh uang 100 ribu rupiah ini ?

Calon nasabah kemungkinan besar akan bilang “ Apakah anda bercanda ? Tentu saja “ . Nah , anda hanya perlu memberikan dua ribu rupiah setahun untuk mendapatkan 100 ribu rupiah ini .
Nah untuk dapatkan uang 100 ribu dengan uang 2000 ribu per tahun , anda harus menunggu 50 th bukan .
Apakah anda tertarik untuk membayar kepada saya hanya dua ribu rupiah , dan memperoleh 100 ribu rupiah ?
“ Ya “ , “ Terima kasih , saya kira anda tidak akan usah piker lagi bukan untuk hal ini bukan , karena ini adalah hal yang menguntungan . Dan saya yakin setiap orang akan membuat keputusan seketika itu juga jika hal itu memang menguntungkan dirinya.

Atau memakai cara dibawah ini 

Pak prospek , saya ada 2 buah giro dengan giro yang bernilai 10 jt dan giro kedua adalah 5 M  rupiah , jika harus berikan kepada anda , anda akan memilih giro yang mana ?  “ Ia akan pasti menjawab 5 M  rupiah . Jika anda hanya dapat memiliki salah satu giro dan harus memberikan nya kepada saya , giro manakah yang anda berikan kepada saya ? . Dan setiap calon prospek yang saya Tanya pasti akan menjawab 10 Jt.

Pak prospek , satu pertanyaan lagi yang saya harus tanyakan kepada bapak , Berapa lama waktu yang harus dibutuhkan untuk membayar kembali uang 5 M rupiah jika setiap bulan anda hanya dapat membayar kembali 10 Jt kepada saya ? . Kemungkinan calon prospek akan terdiam atau menjawab “ Sangat lama sekali “ . 

Pak Prospek , saya yakin anda tidak akan bisa mengembalikan uang 5 M kepada saya seumur hidup anda jika membayar dengan hanya 10 Jt / bulan , namun keluarga anda akan mendapatkan uang berkali kali lipat dari jumlah yang telah anda bayarkan , dan itulah namanya asuransi jiwa,

Jika kita mengalami cacat tetap total , kita akan dapat mencairkan giro 5 M , dan jika kita meninggal dunia maka keluarga kita lah yang akan mendapatkan giro 5M . Jika kita tidak terjadi apapun , maka polis kita  akan menjadi tabungan hari tua kita. Apakah bapak bersedia menandatangi form ini untuk mendapatkan fasilitas yang saya ceritakan ini ?
Dan ini salah satu cara paling ampuh untuk menjelaskan konsep asuransi jiwa dengan cara sederhana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar