Rabu, 05 November 2014

Start This Business ( Part II )

Ketika saya mulai di bisnis ini , saya mempunyai suatu pandangan bahwa " Yah bahwa semua orang di muka bumi ini HARUS MEMPUNYAI ASURANSI "  dan akhirnya saya begitu semangat menjalankan bisnis ini karena produk yang akan saya tawarkan adalah sesuatu yang akan pasti berguna buat banyak orang 

Jika saya seorang bisnis jual mobil , tidak semua butuh mobil dan tidak semua orang mempunyai uang untuk membeli mobil
Jika saya mau berbisnis jual pulsa hp , yah semua orang pasti pakai hp  tapi margin keuntungan sangat kecil sekali 

Tetapi ketika saya berbisnis di asuransi , SEMUA ORANG harus mempunyai asuransi . 

Semua orang ketika sakit pasti pusing melihat tagihan dari rumah sakit 
Semua orang ketika cacat karena kecelakaan dan tidak bisa bekerja lagi pasti akan pusing kehilangan incomenya 
Setiap keluarga YANG DITINGGAL meninggal oleh pencari incomenya PASTI akan kesusahan 

Dan semua permasalahan  itu dijawab oleh suatu intrumen keuangan yang bernama ASURANSI ,

Dan pada awalnya saya beranggapan ketika kita membuat sadar banyak keluarga pentingnya asuransi , dan ketika KITA MEMBANTU ORANG YANG SEDANG KESUSAHAN MAKA TUHAN pun akan membalas kita dengan berkelimpahan , dan PUJI TUHAN karena bisnis ini hidup saya dan keluarga saya berubah dengan cepat 



Start This Business ( Part 1 )

Dalam bisnis asuransi , setiap orang adalah prospek kita , baik teman kita , atau orang yang tidak kita kenal . BIsa seorang bos besar , pemiliki toko , penjaga toko , sopir , atau siapapun juga yang sangat mencintai keluarganya .

Yah , calon prospek kita adalah setiap manusia yang sangat peduli dengan keluarganya , yang sangat mencintai keluarganya , dan calon prospek kita adalah orang yang bisa menabung rutin tiap bulan.

Dari setiap orang yang kita temui ,pasti akan banyak yang menolak , tapi pasti ada juga yang menerima bukan , tugas kita sebagai agen asuransi hanya menanyakan mereka apakah mereka bisa menabung .

Selalu mulai lah dengan pertanyaan , apakah anda bisa menabung ?

" Apakah anda bisa menabung 1 jt per minggu ? "

Pertanyaan ini adalah hal yang sangat simpel yang dapat kita lakukan untuk mencairkan suasana beku untuk membukan suatu pembicaraan awal di asuransi 

Kebanyakan mereka yang pendapatannya tidak besar , terkadang mereka akan menjawab " Penghasilan saya mana ada sebesar itu "

Tidak jarang juga ketika mereka bilang tidak mempunyai menabung 1 jt per minggu , maka saya akan bilang " Wah sayang yah , padahal jika anda bisa menabung 1 jt per minggu saya bisa menyediakan jaminan tabungan dan dana pensiun untuk anda , bukankah itu yang anda harapkan ?'

Tetapi jika calon prospek tetap tidak bisa menabung 1 jt per minggu , maka turunkan saja "Bagaimana dengan 600 rb / minggu , atau 500 ribu per minggu ? "

Beberapa dari mereka tetap bisa menjawab " Tidak bisa , saya tidak bisa menabung sebesar itu dalam seminggu , saya paling bisa meabung 100 rb per minggu "

Ketika mereka bilan bisa menabung 1 minggu 100 rb , maka sebenarnya mereka mempunyai kekuatan membeli asuransi 5 jt per tahun 

Dengan menanyakan apakah mereka bisa menabung 1 minggu dengan sejumlah uang akan lebih bagus daripada anda memulia pembicaraan dengan menanyakan " Apakah anda ingin membeli asuransi ? " Jika anda berbicara ini , maka secara tidak langsung anda akan menciptakan suatu halangan langsung . dan Hampir pasti mereka akan menjawab " Tidak , saya tidak suka dengan asuransi , dan bla bla "

Anda bisa mulai dengan pertanyaan apakah anda bisa menabung 1 jt per minggu ? , waktu anda melakukan ini , anda bisa masuk dan mulai pembicaraan asuransi dengan gampang 

Silakan mencoba ..

Jumat, 10 Oktober 2014

Saya belum saatnya beli asuransi

Pak prospek saya sudah bertemu bermacam macam orang .

Saya bertemu dengan orang yang berusia 25 tahun , saya menawarkan asuransi kepada orang ini , dia menjawab kepada saya , bahwa dia masih muda dan tidak butuh asuransi

Saya bertemu dengan orang yang berusia 30 tahun , mereka menjawab saya belum saatnya beli asuransi , karena saya lagi butuh uang banyak untuk persiapan menikah saya

Saya bertemu dengan orang yang berusia 40 tahun , mereka menjawab saya , saya belum saatnya beli asuransi , karena usaha saya lagi butuh banyak modal tambahan

Saya bertemu dengan orang yang berusia 55 tahun , mereka menjawab belum saatnya saya beli asuransi karena anak saya mau kuliah

Tapi pak prospek , tiba tiba ada orang yang menelepon saya bahwa dia mau masuk asuransi saat itu juga , menurut bapak prospek tahukan orang tersebut sapa ?

Tunggu customer itu menjawab nya..

Pak prospek yang menelepon saya adalah orang yang sedang sakit parah di rumah sakit , yang sangat butuh banyak biaya pengobatannya dan beliau juga ingin membeli asuransi jiwa yang sangat besar karena sangat takut bila beliau meninggal keluarganya akan hidup susah

Tetapi pak prospek , apakah saya bisa menerimanya orang tersebut untuk beli asuransi ? Tidak pak prospek , kami hanya menerima orang orang yang seperti bapak sekarang yang sehat secara keuangan dan jasmani

Semua orang akan bilang belum saatnya beli asuransi waktu sehat pak prospek

Dan begitupula asuransi akan Saatnya sudah lewat buat anda untuk beli asuransi kepada nasabah saya yang membutuhkan asuransi tersebut.

Menurut saya , sekarang saat yang paling tepat buat anda untuk beli asuransi .

Kalau bapak setuju dengan saya , silakan ttd disini .





Lebih baik taruh uang di bank

Saya sependapat dengan anda pak Prospek , bolehkah anda meminta kepada pihak bank , berkata bahwa padanya bahwa anda ingin menabung 1 jt per bulan , dan anda ingin bank mencetak pada buku tabungan atau  mengeluarkan sebuah bilyet senilai 300 jt rupiah ?
Sudah pasti tidak.
Jika anda menabung dengan perusahaan saya 1 jt perbulan , maka kami akan memberikan kepada anda sebuah sertifikat senilai 300 Jt
Jika cacat secara tetap atau meninggal dunia , keluarga anda bisa mendapatkan sertifikat ini sebesar 300 jt rupiah , biarpun anda baru menabung beberapa bulan dan anda tidak perlu lagi untuk menabung lagi  . Kami bahkan memberikan 300 jt lebih karena ada hasil investasinya
Ada yang sangat jelas perbedaanya pak prospek , waktu  kita menabung di bank , kita hanya mendapatkan apa yang kita tabungkan , dan waktu kita meninggal keluarga kita juga hanya mendapatkan apa yang kita tabungkan setelah dikurangi biaya.
Sedangkan waktu kita menabung di asuransi , waktu kita membutuhkannya kita akan  mendapatkan  uang yang lebih besar dibandingkan di bank , dan waktu kita meninggal atau kita cacat total asuransi bisa memberika 10x lipat dibandingkan dengan di bank .
Bukankah menarik menabung di asuransi pak Prospek ?

Datanglah lain kali saja / Penundaan

Saya pernah ada kasus yang benar yang membuat saya akhirnya saya memastikan bahwa hidup ini adalah penuh dengan ketidakpastian . Pernah suatu ketika di awal awal saya menjadi agen asuransi , saya menjelaskan kepada teman saya  seorang istri untuk membeli sebuah polis asuransi jiwa dan perlindungan kritis untuk suaminya . Kami sudah janjian suatu hari agar saya bisa menjelaskan kepada teman saya, tetapi karena tiba tiba ada suatu alasan teman saya tidak jadi datang ,dan saya pun akhirnya juga tidak mau memaksakan untuk ketemu lagi karena merasa tidak enak karena seperti seakan akan memaksa dia ( Yang setelah saya menjadi agen cukup lama bahwa saya tau itu salah ) .
Yang saya cukup kaget adalah beberapa bulan setelah seharusnya terjadinya pertemuan itu , suami dari teman saya yang sedang melakukan olahraga pagi sepeda pagi tiba tiba terkena serangan jantung dan akhirnya meninggal.
Jujur saja waktu saya mengetahui hal itu terjadi saya merasa sangat sedih dan merasa sangat bodoh sekali karena tidak mencoba menfollow up teman saya yang saya yakin pasti dia akan mau dengan program yang saya tawarkan .
Setelah kejadian tersebut saya selalu menganggap orang yang selalu menunda untuk membeli asuransi bukanlah hal yang bijak karena hidup ini penuh ketidakpastian , tetapi yang pasti adalah waktu pencari income meninggal semua keluarga yang ditinggalkan perlu uang.
Dan jika ada calon prospek yang selalu menunda atau menyuruh datang lain kali saja , saya akan ceritakan real story saya yang diatas bahwa penundaan itu bukanlah hal yang bijak .
“ Pak prospek , saya yakin bahwa d hidup ini yang pasti adalah ketidakpastian bukan , tetapi ada yang 1 selalu pasti , yaitu biaya rumah tangga , biaya pendidikan , biaya cicilan dan segala macam biaya akan tetap harus kita bayarkan oleh pencari INCOME ATAU BUKAN OLEH PENCARI INCOME. “
“ Suatu penundaan bukanlah suatu solusi , kalau kita sudah mempunyai kontrak yang pasti dengan Tuhan kapan akan meninggal , kita perlu asuransi  lagi pak Prospek , dan karena kita mempunyai dengan kontrak dengan Tuhan tersebut , silakan anda tandatangani kontrak asuransi ini “
Jika calon prospek tetap bandel
“ Oke pak Prospek , kalau memang anda belum mau tanda tangani ini tidak masalah , saya menganggap anda tidak mau , tapi pak prospek tolong dipikirkan bahwa masalah tersebut akan menjadi masalah anda sendiri bukan masalah saudara anda , bukan masalah teman anda , ataupun saya . Saya hanya akan bisa membantu anda waktu anda suatu ttd kontrak asuransi ini “

Teman saya juga Agen

Jikalau anda memilik seorang teman baik yang juga seorang agen asuransi jiwa , seharusnya saat ini anda telah memiliki polis asuransi jiwa
Dan seharusnya kalau teman anda adalah seorang teman yang baik seharusnya pak prospek sudah mempunyai polis asuransi , karena teman yang baik tersebut akan datang memberikan pak prospek uang waktu kita sakit bahkan memberikan cek besar kepada pak prospek waktu kita cacat tetap total atau waktu meninggal kepada keluarga bapak .

Sekarang ijinkan saya menjadi teman baik tersebut pak prospek

Saya tidak ingin punya kewajiban baru

Yang ini berbeda dengan kewajiban yang lainnya . Ini adakah satu satunya kewajiban yang justru akan menangani kewajiban kewajiban anda yang lainnya jikalau anda meninggal dunia atau anda mengalami musibah cacat tetap
Kewajiban kewajiban lain akan terus ada , tetapi kewajiban yang satu ini justru akan menghilang , dan bukan hanya itu , ia justru akan membayarkan kewajiban kewajiban anda yang lain tersebut.
Bagi keluarga anda , inilah yang seharusnya menjadi kewajiban yang utama .

Saya dapat menyimpan uang di bank yang bisa diambil semau saya setiap saat
Saya sependapat dengan anda , jika kita memiliki rekening tabungan di bank maka kita kan dapat menarik uang kita setiap saat.
Namun jikalau kita menabung di asuransi , kami akan dapat memberikan kepada keluarga anda uang  sejumlah yang seperti anda sudah tabung selama 20 tahun atau 30 tahun dibank jikalau meninggal dunia. Bukankah itu menarik pak Prospek?
Jika cacat tetap total , kami juga akan memberikan kompensasi untuk penghasilan anda . Anda masih dapat menarik tabungan anda dan sekaligus menikmati banyak manfaat  lain
Jika Tuhan baik dan tidak ada masalah satu pun , tabungan diasuransi akan menjadi tabungan hari tua pak Prospek . Bukankah itu menarik pak prospek ?
Apakah bapak masih mau menabung di bank , pak Prospek atau mau menabung di asuransi ?

Saya sudah punya uang deposito 5 Milyard di deposito

Itu bagus sekali pak Prospek . Berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk menabung 5 milyard tersebut ? “ 20 Tahun “
Mari kita sisihkan 3% dari 5 milyard itu dan ditabung di perusahaan kami , saya akan melipatkan gandakannya bagi anda , jika mengalami cacat tetap maupun meninggal dunia.
Keluarga anda bisa mendapatkan 10 Milyard rupiah , sedangkan bunga deposito anda tidak akan pernah mencapai 5 Milyard rupiah . Namun dengan memindahkan hanya 3 %  yang berasal dari bunga deposito anda , maka anda telah menciptakan 5 Milyard rupiah lagi melalui program ini .
Bolehkah saya menunjukan bagaimana program ini bekerja untuk anda?
Pak prsospek untuk memiliki saham 5 Milyard rupiah anda harus mempunyai saham 5 milyard rupiah , untuk memiliki bilyet deposito 5 milyard rupiah anda harus memiliki uang 5 milyard rupiah , begitupula ketika anda ingin membeli rumah 5 Milyard rupiah anda harus menyiapkan uang 5 milyard rupiah . Pak prospek , apakah anda setuju dengan saya ? “ Ya “
Saya juga akan memberikan sebuah sertifikat senilai seharga 5 Milyard rupiah , tapi anda hanya perlu menyediakan uang tunai 3 % nya dr setiap tahun . Jika terjadi sesuatu kepada diri anda , apakah keluarga anda akan memiliki tambahan uang 5 milyard rupiah ?
Diantara semua investasi yang saya jelaskan diatas , yang manakah yang paling menarik pak Prospek ?
Saya pastikan bahwa hanya dengan membayar 3 % anda dapat memiliki penuh sebuah sertifikat senilai 5 milyard rupiah
Itulah alasan mengapa saya berada di sini hari ini , yaitu untuk menunjukan kepada anda betapa bagusnya produk ini . Anda dapat mengambil uang senilai 3 % itu dari bunga deposito anda dan uang 5 milyard rupiah dijamin tersedia setiap saat bagi keluarga anda.

Saya sudah ada investasi yang akan memberi income untuk keluarga saya

Pak prospek , saya telah banyak sekali ketemu banyak orang seperti anda yang dapat menghasilkan income untuk keluarganya melalui investasi mereka. ‘
Dari hasil investasi anda , sisihkan 3 % saja dari total investasi anda kepada saya  , maka akan saya lipat gandakan nilainya dalam semalam jika anda cacar atau meninggal dunia . Dapatkah saya meminta waktu anda 10 menit saja pak Prospek ?
Jika anda begitu yakin dengan income dari investasi anda , mengapa kini anda tetap bekerja?
Itu karena anda sadar bahwa sebagian besar investasi tidaklah likuid ,tidak mudah diuangkan . Investasi umumnya adalah untuk jangka panjang


Selasa, 05 Agustus 2014

Bagaimana kita bisa meramal masa depan kita

Apakah kita bisa meramal bagaimana dengan masa depan kita ?
Apakah kita bisa meramal bagaimana dengan kehidupan kita di masa depan?
Apakah kita bisa meramal bagaimana gaya hidup kita di masa depan ?
Apakah kita bisa meramal apakah kita akan kaya di masa depan ?

Pertanyaan tersebut apakah bisa dijawab , saya bilang bisa " SANGAT BISA "

Bagaimana caranya , sangat simpel

Berikut ada 3 cara bagaimana mengetahuinya masa depan kita
1. Coba liat 5 teman terdekat kita 
Ada pepatah bilang " Dimana kita berada , disitu kita menjadi " atau " Berteman dengan putih , akan sedikit banyak akan menjadi putih " , " Bertemen dengan hitam juga sedikit banyak akan jadi hitam
Putih atau hitam ini bukan berarti SAR , tetapi bagaimana kita berteman , apakah kita berteman dengan orang orang positif (putih ) atau orang orang yang negative ( Hitam ) . 
Kalau kita banyak berteman dengan orang orang yang berpikir secara negative , bertindak dengan negative maka cepat lambat kita akan juga menjadi negative pula dalam hidup kita , sebaliknya kalau kita berteman dengan orang  orang yang positive , positive dalam pikiran , positive dalam pekerjaannya , maka kita secara ga langsung hidup kita akan menjadi positive juga

2.  Pekerjaan apa yang kita lakukan 
Apakah kita bisa kaya , bisa dilihat juga dari sisi ini , Kita boleh melihat orang orang yang senior jauh diatas kita yang menekuni pekerjaan yang sama dengan kita sekarang ini .  APAKAH mereka kaya di usia mereka ? apakah mereka happy dengan pekerjaan nya ? 
Kita cepat lambat akan sama seperti mereka , jika kita tidak melakukan perubahanan apapun . Jika kita tidak suka hidup senior senior kita , MAKA ganti profesi secepatnya . Cari profesi yang kita telah liat dengan mata sendiri , bahwa banyak yang bisa melakukannya dan sangat happy di usia mereka yang tua . 
Hukum belajarlah dengan yang berhasil sangat tepat , kalau kita ingin berhasil , cari seorang MENTOR YANG SUDAH BERHASIL DI BIDANGNYA , dan belajar lah cara kerjanya , cepat atau lambat kita akan seperti mereka .

3. Buku / Informasi apa yang kita baca
Pepatah juga bilang " Buku itu adalah sumber informasi yang sangat bagus " . Coba perhatikan buku apa yang kita baca , apa buku putus cinta , buku krimal , buku pembunuhan , atau buku motivasi , buku keuangan , buka kepimpinan yang kita baca .
Apa yang kita baca akan mencerminkan diri kita sekarang , dan masa depan . Semakin kita sering membaca buku buku atau berita atau informasi yang tidak menambah kepintaran kita secara positive , maka hidup kita tidak berubah menjadi positive.

Nah sekarang PR kita kita sekarang , coba lihat 3 hal diatas , dan maka kita akan  melihat masa depan kita bukan .

Apakah anda sudah bisa melihat masa depan anda nantinya seperti apa ?




Sabtu, 02 Agustus 2014

Saya tidak percaya dengan asuransi jiwa

Pak prospek , apakah anda mengendarai mobil ? “ Ya “
Apakah semua ban mobil anda dalam keadaan baik ?” Ya “
Apakah anda mempunyai ban cadangan ? “ Ya “
Apakah anda berpergian jauh tanpa membawa ban cadangan anda ? “ Tidak “
Apakah kalau jarak dekat tanpa membawa ban cadangan anda?“ Tidak”
Itu benar sekali pak prospek , mau jarak dekat atau jauh anda tetap bawa ban cadangan bukan 

Pak prospek apakah anda selalu bawa payung di mobil anda ? “ Ya “
Mengapa ? “ Jaga – jaga kalau hujan turun “

Pak prospek apakah anda menyimpan lilin di rumah anda ?” Ya”
Mengapa ?” Takut kalau mati lampu secara tiba tiba “

Pak prospek apakah anda kunci rumah anda ? “ Ya “
Mengapa ? “ untuk menjaga agar kemasukan maling “

Pak prospek , saya percaya anda adalah orang yang sangat berhati hati  , Anda tetap bawa ban cadangan dalam perjalanan jarak dekat maupun jauh , anda juga tetap bawa payung takut kalau hujan turun tiba tiba , anda juga menyimpan lilin karena takut lampu listrik mati secara tiba tiba , dan anda juga takut kemalingan rumah anda sehingga anda harus mengunci rumah anda.

Pak prospek tetapi kenapa anda tidak takut bagaimana keluarga anda kehilangan anda secara tiba tiba , kalau anda setuju dengan saya mari saya akan jelaskan konsep asuransi jiwa kepada anda , sehingga ketakutkan keluarga anda yang datang secara tiba tiba bisa teratasi .



 




Jumat, 01 Agustus 2014

Saya sudah banyak asuransi / Saya sudah diasuransikan sepenuhnya.

Saya ucapkan selamat pak prospek. Saya sangat senang mendengarnya bahwa anda ternyata sudah diasuransikan dengan sepenuhnya.

Bayangkanlah , sekarang saya dan anda sedang mengendarai sebuah mobil , tetapi mobil yang kita kendarai ditabrak oleh orang lain , saya meninggal dunia , sedangkan anda hanya cacat tetap total . Sekarang pastinya anda akan mengajukan tuntuntan kepada penabrak tersebut , berapakah yang anda minta pak prospek karena pengemudi tersebut mengakibatkan anda cacat ? Berapa banyak yang akan anda tuntut atas kecacatan anda ?
Ingat , tunggu calon prospek kita menjawab .
“ Saya akan menuntut sebesar 5 Milyar rupiah “

Nah sekarang pak prospek , jika kecelakaan tersebut ternyata bukan disebabkan oleh orang lain , tapi akibat kesalahan diri sendiri , anda akan menuntut kemana pak Prospek ?  Kepada siapakah anda akan menuntut 5 milyar tersebut ? Apakah nilai polis asuransi jiwa anda seharga 5 Milyar rupiah ?  atau hanya nilai polis anda 500 jt rupiah . ( Minta polis polis calon prospek tersebut untuk kasih liat ke kita ,kalau sampai mereka sendiri tidak ingat )

Kalau anda diasuransikan dengan tidak tepat , bukan saya yang akan menanggung beban itu pak prospek , tetapi anda dan keluarga anda , apakah anda setuju dengan saya , kalau anda setuju dengan saya ijinkan saya untuk menjelaskan berapa yang anda harus punya / ideal untuk sebuah polis asuransi.