Saya ucapkan selamat pak prospek. Saya sangat senang
mendengarnya bahwa anda ternyata sudah diasuransikan dengan sepenuhnya.
Bayangkanlah , sekarang saya dan anda sedang mengendarai
sebuah mobil , tetapi mobil yang kita kendarai ditabrak oleh orang lain , saya
meninggal dunia , sedangkan anda hanya cacat tetap total . Sekarang pastinya
anda akan mengajukan tuntuntan kepada penabrak tersebut , berapakah yang anda
minta pak prospek karena pengemudi tersebut mengakibatkan anda cacat ? Berapa
banyak yang akan anda tuntut atas kecacatan anda ?
Ingat , tunggu calon prospek kita menjawab .
“ Saya akan menuntut sebesar 5 Milyar rupiah “
Nah sekarang pak prospek , jika kecelakaan tersebut ternyata
bukan disebabkan oleh orang lain , tapi akibat kesalahan diri sendiri , anda
akan menuntut kemana pak Prospek ?
Kepada siapakah anda akan menuntut 5 milyar tersebut ? Apakah nilai
polis asuransi jiwa anda seharga 5 Milyar rupiah ? atau hanya nilai polis anda 500 jt rupiah . (
Minta polis polis calon prospek tersebut untuk kasih liat ke kita ,kalau sampai
mereka sendiri tidak ingat )
Kalau anda diasuransikan dengan tidak tepat ,
bukan saya yang akan menanggung beban itu pak prospek , tetapi anda dan
keluarga anda , apakah anda setuju dengan saya , kalau anda setuju dengan saya
ijinkan saya untuk menjelaskan berapa yang anda harus punya / ideal untuk
sebuah polis asuransi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar