Kamis, 31 Juli 2014

Saya tidak punya cukup uang



Prospek yang tidak mampu untuk membeli Asuransi Jiwa sebenarnya justru lebih membutuhkan asuransi jiwa dibandingkan dengan orang yang mampu membelinya . Didalam bisnis kita , kesulitannya adalah untuk menyakinkan seseorang bahwa dirinya akan meninggal dunia
Jika saya mengatakan apakah anda tahu , berapa banyak orang yang akan meninggal didalam kelompok usia anda dan berapa banyak orang yang tetap hidup ?

Mereka biasanya selalu percaya bahwa kematian itu selalu bias terjadi setiap saat kepada setiap orang lain , tapi tidak kepada diri mereka sendiri
Saya sering menceritakan kepada prospek saya “ kisah 8 orang “ untuk menyampaikan mengenai berapa jumlah orang yang meninggal setiap tahunnya dari setiap 1000 orang .  Biasanya bagi prospek , hal ini hanyalah sekedar angka-angka 

Pak prospek , jika anda tidak keberatan, mari sejenak kita membayangkan sesuatu keadaan bersama sama , bayangkan kita berada diantara 1000 orang yang berdiri berjajar di sepanjang sebuah tembok , dihadapan mereka berderet 1000 orang lainnya . Setiap orang dalam barisan kedua ini memegang sepucuk senjata . Ketika semua orang sudah berbaris seperti demikian , anda mendengar seseorang seseorang diujung sana berteriak : “ Siaappppp ?” , lalu 1000 pucuk senjata serentak dikokang
Tetapi saya lupa memberitahu bahwa dari 1000 orang senjata yang diarakan kea rah kita , 992 senjata berisi peluru kosong , dan hanya 8 pucuk dari 1000 senjata adalah berisi peluru asli . Cukup anej bukan ? tetapi yang pasti kita tidak akan mengetahui dimana 8 senjata yang berisi peluru asli .
Jadi , disanalah kita , berdiri membelakangi tembok dengan sepucuk senjata yang sudah siap ditembakkan ada didepan kita . Tiba tiba kita mendengar suara orang yang berteriak “ Bidik SENJATA…. “ 

Nah, sekarang katakan pada saya , jika sesaat sebelum orang yang berteriak tersebut meneriakan “ Tembaaaakk “ , ternyata ada seseorang agen asuransi berlari kepada kita , dan meminta kita untuk menandatangani surat pengajuan asuransi jiwa ,dimana waktu kita setelah ditembak mati akan ada uang yang akan diberikan kepada keluarga kita , apakah kita akan mengatakan “ Saya tidak punya uang , saya tidak mampu mengambil asuransi “ , atau “ Saya akan pikir pikir terlebih dahulu “ atau kita akan bilang” Ya , saya akan menandatangani surat pengajuannya “
Pak Prospek , saya yakin kita akan menolak menandatanganinya jika kita akan mengetahui dimana peluru asli itu berada . Tetapi pertanyaaannya bagaimana cara kita dapat mengetahui hal tersebut ?

Mari , saya akan tunjukan bahwa dari 1000 orang , pada setiap tahun , ada 8 orang yang akan meninggal , namun permasalahnya terbesar adalah kita tidak tahu siapa orangnya .
Saat kita menghadapi keberatan prospek yang menyatakan mereka tidak mampu mengeluarkan biaya untuk asuransi jiwa , ingatkan mereka bahwa mereka pun tidak akan mampun menanggung biaya yang timbul jika mereka meninggal , namun biar bagaimana pun mereka suatu hari akan meninggal dunia

Misalnya prospek kita bilang “ Bagaimana caranya saya dapat membayar premi asuransi jiwa jika penghasilan saya hanya sebesar 5 jt per bulan , sedangkan jumlah pengeluaran saya diatas kertas untuk biaya biaya rumah tangga , cicilan kredit terkadang 5 jt per bulan “

Jawaban kita “ Pak prospek , mari kita berandai andai , saat besok anda bekerja di kantor , boss anda mengatakan bahwa kondisi keuangan perusahaan sedang tidak baik , dan terpaksa gaji anda diturunkan menjadi 4.5 jt juga / berkurang 10 % dari gaji anda sebulan , Apakah anda masih dapat melanjutkan kehidupan keluarga anda dengan potongan sebesar 500 ribu per bulan ?”
Pertanyaan saya adalah “ apakah anda akan mengatur kembali seluruh pengeluaran anda , atau anda akan langsung berhenti dan mencari pekerjaan baru ? “

Kebanyakan dari prospek pasti akan menjawab bahwa mereka akan mengatur kembali pengeluaran bulanannya .
Pak prospek , waktu kita meninggal , atau mengalami cacat tetap total , maka keluarga kita akan kehilanggan 100 %  dari penghasilan kita , Apakah anda tidak keberatan kalau saya meminta 10 % penghasilan anda sekarang , untuk melindungi 100% penghasilan waktu saat kita meninggal .   
Apakah lebih sulit kehilanggan 10 % atau kehilanggan 100% pak prospek ? Keputusan andalah yang akan membuat keluarga anda selamat nantinya . Dengan menyisihkan 10 % income anda dapat  melindungi 100 % income anda , apakah anda tertarik ? ( ini dinamakan magic bill )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar